GAMBARAN PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN DIABETES MELITUS MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA ECONOMIC-PRIMARY HEALTH CARE (e-PHC) DI DESA TAWANGARGO, KECAMATAN KARANGPLOSO, KABUPATEN MALANG

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Musthika Wida Mashitah

Abstrak

Abstrak

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakti kronis dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi di dunia. Angka kejadian DM Tipe II di Kabupaten Malang pada tahun 2010 mencapai 1412 jiwa dan Kecamatan Karangploso sebagai salah satu kecamatannya menyumbang angka kejadian 110 jiwa. Jumlah diabetisi di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso mengalami kenaikan dari 14 orang saat studi pendahuluan menjadi 30 orang dalam proses pelaksanakan penelitian. Tindakan promotif dan preventif (Primary Health Care/PHC) merupakan salah satu solusi kunci dalam menurunkan angka kejadian DM. e-PHC (economic-Primary Health Care) merupakan strategi teknologi tepat guna dalam meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanggulangan DM dengan menggabungkan pendekatan ekonomi dalam PHC. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran peran serta masyarakat dalam penanggulangan Diabetes Melitus melalui penerapan teknologi tepat guna e-PHC di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah action research. Dari segi e (economic)
terdiri dari kegiatan edukasi khasiat mengkudu sebagai pencegah DM, pelatihan teknologi tepat guna olahan kering dan cair mengkudu, dan pelatihan distribusi mengkudu bagi kader kesehatan dan pemilik pohon mengkudu. Dari segi PHC (Primary Health Care) terdiri dari edukasi DM bagi diabetisi (pembentukan Self Help Group/kelompok swabantu DM dan pemberian buku pedoman), edukasi bagi masyarakat umum (penyuluhan dan pemberian media leaflet dan poster DM), edukasi bagi kader kesehatan (penyuluhan DM, pemberian buku panduan kader, pelatihan senam DM, dan pelatihan pemeriksaan kesehatan sederhana). Teknologi tepat guna e-PHC dapat meningkatkan peran serta masyarakat Desa Tawangargo dalam penanggulangan DM yaitu menginisiasi kader kesehatan yang mampu dan berperan aktif dalam penanggulangan DM, menginisiasi Posyandu Lansia sebagai wadah penemuan dini dan
tatalaksana DM, menginisiasi kegiatan aktivitas fisik (senam DM) yang dilaksanakan setiap minggu, meningkatkan pengetahuan warga umum mengenai DM, meningkatkan pengetahuan diabetisi dalam managemen DM, dan alokasi 5-10% hasil penjualan mengkudu untuk kas Posyandu Lansia sebagai subsidi biaya pemeriksaan gula darah bagi Diabetisi.

Kata Kunci: teknologi tepat guna, e-PHC, penanggulangan diabetes melitus, peran serta masyarakat

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease with the high morbidity and mortality in the world. The incidence of DM type II in Malang Regency (2010) reached 1412 people and one of that district is Karangploso with
110 diabetics. Tawangargo is one of village in Karangploso that diabetics number reached from 14 to 30 diabetics in the research process. Promotive and preventive action is a key model to solve this problem. The purpose of this research is to identify the description of community participation in the management of diabetes mellitus through the application of e-PHC (economic-Primary Health Care) appropriate technology in the Village of Tawangargo, District of Karangploso, Regency of Malang. This research uses action research methode. e-PHC is a method to improve public health by synergizing PHC concepts with economic approach. Economic approach consists of education of the noni (Morinda citrifolia) efficacy as a DM deterrent, appropriate technology training of noni producing, and noni distribution training for health cadres and the owner of the noni tree. PHC included education for diabetics (Self Help Group and diabetic guideline book provision), education for the general community (DM counseling and provision of diabetes leaflets and posters), education for health cadres (DM counseling, provision of cadres guideline book, diabetes exercise training, and simple medical examination
training). e-PHC appropriate technology can improve community participation in the management of DM in Village of Tawangargo. It capable of initiating health cadres to have active role in the prevention of diabetes mellitus, initiate Elderly IHC (Elderly Integrated Health Care) as a forum for early discovery and treatment of diabetes, initiate physical activity program, increasing community knowledge about diabetes, increasing knowledge of diabetics in the management of their diabetes, and intiate of 5-10% alocation of the noni sale for health financing in Elderly IHC.

Keywords: appropriate technology, e-PHC, management of DM, commnunity participation

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Mashitah, M. W. (2016). GAMBARAN PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN DIABETES MELITUS MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA ECONOMIC-PRIMARY HEALTH CARE (e-PHC) DI DESA TAWANGARGO, KECAMATAN KARANGPLOSO, KABUPATEN MALANG. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti, 3(3), 31-37. Diambil dari https://jurnal.poltekkes-soepraoen.ac.id/index.php/HWS/article/view/94