Gambaran Kemampuan Keluarga dalam Pemenuhan Personal Hygiene pada Pasien Gangguan Jiwa di Desa Bantur Kecamatan Bantur Malang

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Rohmad Prima Handika

Abstrak

Introduksi Kesehatan jiwa adalah kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual, emosional secara optimal dari seseorang dan perkembangan ini berjalan selaras dengan orang lain Perawatan pasien dengan gangguan jiwa di masyarakat tidak hanya di tentukan oleh factor petugas kesehatan tetapi juga melibatkan keluarga sebagai orang paling dekat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan keluarga dalam pemenuhan personal hygiene pada pasien gangguan jiwa di desa Bantur Kecamatan Kecamatan Bantur Malang. Desain dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu sejumlah 25 orang. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah kemampuan keluarga dalam pemenuhan personal hygiene. Hasil Penelitian menunjukkan sebagian besar keluarga pasien memiliki kemampuan keluarga yang cukup yaitu sejumlah 16 orang (64%) dan sebagian kecil keluarga pasien yang memiliki kemampuan keluarga baik sejumlah 2 orang (8%). Diskusi Hal ini dapat dipengaruhi oleh umur, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, dan posisi dalam keluarga. Selain itu diperlukan juga pemahaman, kerja sama dan motivasi dalam keluarga. Kesimpulan Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan keluarga dalam pemenuhan personal hygiene pasien gangguan jiwa sebagian besar memiliki kemampuan keluarga cukup sejumlah 16 orang dengan presentase 64%.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Handika, R. P. (2021). Gambaran Kemampuan Keluarga dalam Pemenuhan Personal Hygiene pada Pasien Gangguan Jiwa di Desa Bantur Kecamatan Bantur Malang. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti, 8(1). Diambil dari https://jurnal.poltekkes-soepraoen.ac.id/index.php/HWS/article/view/278

Referensi

  1. Ariani, A.P. (2014). Aplikasi Metodologi Penelitian Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Nuha Medika.
  2. Darmayati. (2009). Buku Pintar Perawat Profesional Teori & Praktik Asuhan Keperawatan. Yogyakarta: Mantra Books
  3. Hastuti dan Varlinda. (2017). Hubungan Pengetahuan Keluarga tentang Personal Hygiene dengan Kemampuan Keluarga Merawat Anggota Keluarga yang Mengalami Gangguan Jiwa. Klaten: Stikes Muhammadiyah Klaten
  4. Hidayat. (2010). Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data. Edisi Pertama. Jakarta: Salemba Medika
  5. Jhonson, L., Lenny. R. (2010). Keperawatan Keluarga. Yogyakarta: Nusa Medika
  6. Keliat, B.A. (2009). Model Praktik Keperawatan Profesional Jiwa. Jakarta: EGC
  7. Keliat, B.A. (2014). Manajemen Keperawatan Jiwa Komunitas Desa Siaga: CMHN. Jakarta: EGC
  8. Laily, Isro’il, dan Sulistyo. (2012). Personal Hygiene. Jakarta: Graha Ilmu
  9. Mubarak. (2008). Buku Ajar Kebutuhan Dasar Manusia Teori dan Aplikasi dalam Praktik. Jakarta: EGC
  10. Muslim, Rusdi. (2001). Buku Saku Diagnosis Jiwa Rujukan Ringkas dari PPDGJ-III. Jakarta: FIK Unika Atmadjaya
  11. Ngadiran, A. (2010). Kekhususan Keperawatan Jiwa. Jakarta: Universitas Indonesia
  12. NANDA. (2012). Diagnosa Keperawatan 2012-2014. Jakarta: EGC
  13. Notoatmodjo, Soekidjo. (2010). Metodolgi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
  14. Nursalam. (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
  15. Putra. FY. (2012). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Tingkat Kemandirian Personal Hygiene Anak Usia Prasekolah di Desa BalungLor Kecamatan Balung Kabupaten Jember. Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember
  16. Purba dkk. (2011). Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Masalah Psikologi dan Gangguan Jiwa. Medan: USU Press
  17. Ramdhani. (2016). Upaya Peningkatan Kemampuan Personal Hygiene dengan Komunikasi Terapeutik pada Klien Defisit Perawatan Diri di RSJD Arif Zaenudin. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta
  18. Ratnasari. (2014). Gambaran Keluarga dalam Memutuskan Tindakan Kesehatan pada Keluarga dengan Stroke Berulang. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulloh
  19. Sastroasmoro, Sudigdo, dan Sofyan Ismael. (2011). Dasar-Dasar Metologi Penelitian Klinis. Dalam: Sagung Seto, Jakarta: 55
  20. Setiadi. (2014). Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu
  21. Siswanto. (2010). Pendidikan Kesehatan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pustaka Rihana
  22. Suliswati. (2005). Konsep Dasar Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC
  23. Tarwoto, Wartonah. (2010). Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan Edisi Ketiga. Jakarta: Salemba Medika
  24. Townsend. (2010). Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS) Vol 5, No 2. Publisher: Jurusan Keperawatan FKIK Unsoed
  25. Widi, R. (2010). Asas Metodologi Penelitian: Sebuah Pengenalan dan Menuntun Langkah Demi Langkah Pelaksanaan Penelitian. Edisi 1. Jogyakarta: graha ilmu