Pengaruh Dukungan Suami dan Status Pekerjaan Ibu Terhadap Pola Menyusui Bayi Usia 0-3 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Ciptomulyo Kota Malang

Isi Artikel Utama

Rismaina Putri

Abstrak

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan sekaligus minuman dengan komposisi sempurna bagi bayi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Air Susu Ibu memiliki banyak manfaat dalam berbagai aspek serta mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi. Data Dinas Kesehatan Kota Malang menunjukkan bahwa proporsi pola menyusui eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Ciptomulyo hanya 57,2% dan belum memenuhi target pemerintah yakni 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan suami dan status pekerjaan ibu terhadap pola menyusui bayi usia 0-3 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ciptomulyo Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah 64 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis hasil penelitian menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis data menunjukkan terdapat pengaruh dukungan suami terhadap pola menyusui bayi usia 0-3 bulan (p value = 0.004), nilai koefisien korelasi sedang (0.413). Semakin banyak ibu yang mendapat dukungan suami, maka semakin banyak ibu yang memiliki pola menyusui eksklusif. Selain itu, hasil analisis juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh status pekerjaan ibu terhadap pola menyusui bayi usia 0-3 bulan (p value = 0.000), nilai korelasi sedang (-0.432). Artinya, ibu bekerja akan semakin kecil kemungkinannya untuk memiliki pola menyusui eksklusif.
Kata Kunci: dukungan suami, status pekerjaan ibu, pola menyusui, ASI.

Rincian Artikel

Biografi Penulis

Rismaina Putri, Universitas Brawijaya

Program S1 Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Cara Mengutip
Putri, R. (2019). Pengaruh Dukungan Suami dan Status Pekerjaan Ibu Terhadap Pola Menyusui Bayi Usia 0-3 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Ciptomulyo Kota Malang. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti, 7(1), 47-60. Diambil dari https://jurnal.poltekkes-soepraoen.ac.id/index.php/HWS/article/view/162