PENGARUH AKUPUNKTUR PADA TITIK PC 6, CV 12, DAN ST 36 PADA NYERI LAMBUNG DI LABORATORIUM KLINIK AKUPUNKTUR POLITEKNIK KESEHATAN RS DR. SOEPRAOEN MALANG

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Mayang Wulandari
Amal Prihatono

Abstrak

ABSTRAK
Nyeri lambung merupakan penyakit yang dapat menyerang semua orang dari berbagai usia dan golongan. Nyeri lambung dapat membahayakan bila tidak diobati karena dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada lambung, bahkan kematian. Akupunktur merupakan pengobatan komplementer yang murah, aman, rasional, efektif, dan alami yang bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang, karena relatif tanpa efek samping, sehingga diharapkan dapat menggantikan obat kimia yang kadang membahayakan kesehatan karena efek sampingnya yang beragam. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang yang menderita nyeri lambung yang memanfaatkan pengobatan Akupunktur dengan sample 30 orang. Metode pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling di Laboratorium Klinik Akupunktur Politeknik Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang. Akupunktur dilakukan seminggu tiga kali dengan interval dua hari sekali selama 12 kali terapi. Data yang didapatkan diolah dan dilakukan analisis dengan Uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan hasil pengukuran nyeri sebelum terapi Akupunktur (pretest) dengan sesudah terapi Akupunktur (posttest). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara sebelum terapi Akupunktur (pretest) dengan sesudah terapi Akupunktur (posttest) sebanyak 100%. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terapi Akupunktur dapat menurunkan nilai intensitas nyeri pada penderita nyeri lambung. Direkomendasikan bahwa Akupunktur digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk kasus nyeri lambung.

Kata kunci: akupunktur, nyeri lambung, intensitas nyeri

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Wulandari, M., & Prihatono, A. (2016). PENGARUH AKUPUNKTUR PADA TITIK PC 6, CV 12, DAN ST 36 PADA NYERI LAMBUNG DI LABORATORIUM KLINIK AKUPUNKTUR POLITEKNIK KESEHATAN RS DR. SOEPRAOEN MALANG. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti, 4(1), 19-23. Diambil dari https://jurnal.poltekkes-soepraoen.ac.id/index.php/HWS/article/view/119