Gambaran Harga Diri Orang Tua Yang Mempunyai Anak Retardasi Mental

Amin Zakaria

Sari


Abstrak

Latar belakang, Harga diri adalah Penilaian individu terhadap hasil yang di capai, dengan cara menganalisis seberapa jauh perilaku individu tersebut sesuai dengan ideal diri. Pada orang tua yang mempunyai anak retardasi
mental merupakan pengalaman yang menyedihkan karena perilaku anak retardasi mental berbeda dengan anak normal lainnya, sehingga dibutuhkan kesabaran yang lebih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran harga diri pada orang tua yang mempunyai anak retardasi mental di SDLB. Metode jenis penelitian adalah deskriptif ekploratif dengan populasi sebagian orang tua yang punya anak retardasi mental di kelas I s/d VI di SDLB sebanyak 53 orang dengan metode sampling yaitu Quota Sampling. Variabel penelitian adalah Harga diri orang tua yang mempunyai anak Retardasi. Analisis data, Metode dan instrumen pengumpulan data adalah kuisioner dan analisa data menggunakan analisa deskriptif. Hasil penelitian, secara umum harga diri orang tua yang mempunyai anak retardasi mental dapat dijelaskan bahwa pada aspek Perilaku, Prestasi, Hubungan Antar Pribadi dan aspek Kreatifitas bahwa sebagian besar 40 responden (85,1%) mempunyai harga diri tinggi dan sebagian kecil 7 responden (14,9%) mempunyai harga diri rendah. Harga diri orang tua pada aspek kreatifitas anak sebagian besar orang tua memiliki harga diri yang rendah. Kesimpulan mengurangi sikap rendah diri, perasaan kecewa dari orang tua sehingga dapat bersikap lebih realistik dan lebih dapat menerima anaknya serta dapat merencanakan program yang lebih baik bagi anaknya. Melalui kegiatan: 1) konseling, 2) terapi keluarga untuk merubah sikap orang tua yang kurang baik terhadap penderita, 3) terapi kelompok dengan orang tua anak retardasi mental lainnya.

Kata Kunci: harga diri, orang tua, retardasi mental

Abstract

Background, Self-esteem is an individual assessment of the results achieved, by analyzing how far the behavior of the individual in accordance with the ideal self. Parents who have children with mental retardation is a sad experience because mentally retarded child’s behavior is different from other normal children, so it takes more patience. The purpose of this study is to describe the self-esteem in parents who have children with mental retardation in SDLB. Methods of this type of research is descriptive explorative with a population of some parents who have children with mental retardation in class I s / d VI in SDLB as many as 53 people with sampling Quota sampling method. The research variables are the self-esteem of parents who have children Retardation. Data analysis, data collection methods and instruments are questionnaires and data analysis using descriptive analysis. Results of the study, in general self-esteem of parents who have children with mental retardation can be
explained that in the aspect of Conduct, Performance, Personal Relationships and Creativity aspect that most of the 40 respondents (85.1%) have high self esteem and a small portion 7 respondents
(14.9%) had low self esteem. Esteem of parents on children’s creativity aspect of mostly elderly people have low self-esteem. Conclusion reducing
the attitude of inferiority, a feeling of disappointment of the parents so as to be more realistic and more able to accept the child and can plan better programs for children. Through the following activities: 1) counseling, 2)
family therapy to change the attitude of parents were less well to the patient, 3) group therapy with parents of children with mental retardation Other.

Keywords: self-esteem, parents, mental retardation

Teks Lengkap:

PDF


##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti

P-ISSN : 2302-4283

Poltekkes Soepraoen © 2017