STUDI KOMPARASI KEMANDIRIAN LANSIA DALAM MEMENUHI ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) DI PANTI JOMPO TRESNO MUKTI TUREN DAN POSYANDU LANSIA KARTINI DAMPIT

Nurberta Dyah Kurniawati, Kumoro Asto Lenggono, Mustriwi .

Sari


Lansia adalah seseorang yang berusia 60 tahun atau lebih di mana kemampuan fisik dan kognitifnya
menurun yang berakibat pada penurunan kemandirian dalam memenuhi ADL.Karena kemunduran itulah maka
lansia membutuhkan pelayanan yang diberikan keluarga ataupun panti jompo. Desain penelitiannya deskripsi
komparasi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemandirian memenuhi ADL pada lansia di panti
jompo dengan lansia yang tinggal dengan keluarga.Populasinya adalah lansia di panti jompo Tresno Mukti
Turen sebanyak 35 dan lansia yang diasuh keluarga di posyandu lansia Kartini Dampit sebanyak 42. Metode
samplingnya adalah Purposive sampling dengan sampel masing-masing 20 responden.Variabelnya adalah
kemandirian lansia dalam memenuhi Activity Daily Living (ADL). Data penelitian diambil menggunakan lembar
observasi.Setelah ditabulasi,data yang ada dibandingkan menggunakan cross tab. Hasil dari penelitian ini,pada
kategori ketergantungan berat yaitu 20% untuk lansia di panti jompo dan 0% untuk lansia di keluarga, pada
ketergantungan moderat 40% untuk lansia di panti jompo dan 10% untuk lansia di keluarga, pada ketergantungan
ringan 10% untuk lansia di panti jompo dan 30% untuk lansia di keluarga.Sedangkan untuk ketergantungan
mandiri pada lansia di panti jompo yaitu 30% dan di keluarga 60%. Melihat hasil penelitian ini maka dalam
memberikan asuhan keperawatan gerontik hendaknya lansia diberi kesempatan untuk memperoleh hubungan
yang lebih erat dengan keluarga dan kesempatan beraktivitas produktif agar dapat memaksimalkan
kemandiriannya.

Kata Kunci: Kemandirian, Lansia, Activity Daily Living (ADL), panti jompo, keluarga