AKURASI REVISED TRAUMA SCORE SEBAGAI PREDIKTOR MORTALITY PASIEN CEDERA KEPALA

Riki Ristanto, M Rasjad Indra, Sri Poeranto, Ika Setyo Rini

Sari


ABSTRAK
Cedera kepala merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan akibat
trauma yang membutuhkan tindakan cepat dan efisien untuk mencegah perburukan
kondisi pasien. Pengukuran keparahan trauma adalah langkah yang sangat penting untuk
mendukung pengambilan keputusan klinis yang tepat, efektif dan efisien untuk mencegah
kecacatan dan kematian pasien cedera kepala. Revised Trauma Score (RTS) adalah
merupakan physiologycal scoring systems yang dapat digunakan sebagai prediktor
mortality pasien cedera kepala. Penilaian RTS dapat mengidentifikasi lebih dari 97%
orang yang akan meninggal jika tidak mendapat perawatan dan kemampuan RTS dalam
menentukan kondisi yang membahayakan jiwa adalah 76,9%. Namun, pada penelitian di
Belanda, RTS memiliki nilai prediktif yang lebih rendah jika dibandingkan dengan hasil
penelitian RTS terdahulu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui akurasi penggunaan
Revised Trauma Score sebagai prediktor mortality pasien cedera kepala. Penelitian ini
adalah penelitian observasional dengan design cohort retrospektif. Sampel dalam
penelitian ini berjumlah 96 orang. Hasil analisis Uji Mann-Whitney penelitian
menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara mortality pasien dalam 7
hari perawatan dengan score GCS, SBP, RR dan SpO2 dengan p value dari semua variabel
independen < 0.05. Hasil Uji regresi logistik menunjukkan bahwa persamaan RTS (GCS,
SBP, RR) memiliki nilai p value Uji Hosmer and Lamesho = 0.849, nilai sensitivity
sebesar 0.93, specificity 0.863, Positive Predictive Value (PPV) 0.95, Negative Predictive
Value (NPV) 0.79, dan dengan AUC 0.942 (CI95% 0.88-0.99). Maka persamaan RTS
(GCS, SBP, RR) memiliki kualitas diskriminasi, kalibrasi dan akurasi yang baik, sehingga
persamaan RTS (GCS, SBP, RR) dapat digunakan sebagai prediktor mortality pasien
cedera kepala. Penggunaan persamaan RTS (GCS, SBP, RR) masih layak sebagai alat
bantu dalam triage pasien cedera kepala.

Kata kunci : Mortality, Pasien Cedera Kepala, RTS.

Abstract
Head injury is one of the major causes of death and disability due to trauma
requiring fast and efficient action to prevent worsening of the patient's condition. Trauma
severity measurement is a very important step to support clinical decision making proper,
effective and efficient to prevent disability and death of head injury patients. Revised
Trauma Score (RTS) is a physiologycal scoring systems that can be used as a predictor of
mortality head injury patients. Rate RTS can identify more than 97% of people who will
die if not treated and RTS in determining the ability of life-threatening conditions is
76.9%. However, in a study in the Netherlands, RTS has a lower predictive value when
compared with the results of previous RTS. The purpose of this study to determine the
accuracy of the use of Revised Trauma Score as predictors of mortality head injury
patients. This study was an observational study with retrospective cohort design. The
sample in this study amounted to 96 people. The results of the Mann-Whitney test analysis
showed that there was significant relationship between patient mortality within 7 days of
Ristanto, Akurasi Revised Trauma Score Sebagai Prediktor Mortality 77
treatment with a score of GCS, SBP, RR and SpO2 with the p value of all the independent
variables of <0.05. The results of logistic regression showed that the equation RTS (GCS,
SBP, RR) has a p value Test Hosmer and Lamesho= 0849, the value of sensitivity 0.93,
specificity 0863, Positive Predictive Value (PPV) 0.95, Negative Predictive Value (NPV)
0.79, and the AUC 0942 (CI95% 0.88-0.99). RTS, equation (GCS, SBP, RR) have the
quality of discrimination, calibration and accuracy, so that the equation RTS (GCS, SBP,
RR) can be used as a predictor of mortality head injury patients. The use of RTS equation
(GCS, SBP, RR) is still feasible as an aid in the triage of patients with head injury.

Keywords: Mortality, Head Injury Patients, RTS.

Teks Lengkap:

PDF


##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti

P-ISSN : 2302-4283

Poltekkes Soepraoen © 2017