GAMBARAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU AKSEPTOR PIL ORAL KOMBINASI DI KLINIK BPS “K” DESA GLANGGANG KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG

Rany Safitri, Tut Rayani A.W.

Sari


ABSTRAK
Pendahuluan:Pil kombinasi atau COC saat ini adalah salah satu metode kontrasepsi yang paling luas digunakan, tetapi pil yang sekarang ini digunakan agak berbeda dari pil aslinya. Pil kontrasepsi oral kombinasi (combined oral contraceptive, COC) berisi hormon estrogen dan progesteron. Salah satu efek samping dari Pil Oral Kombinasi adalah peningkatan berat badan. Metode: desain penelitian menggunakan deskriptif. Populasi pada penelitian ini terdapat 23 Ibu Akseptor Pil Oral Kombinasi dengan jumlah sampel 14 responden Ibu Akseptor Pil Oral Kombinasi. Teknik accidental sampling, pengumpulan data menggunakan lembar wawancara. Hasil dan analisis: penelitian ini menunjukkan bahwa dari 14 responden, 6 responden (42,8%) mengalami kenaikan berat badan >5 kg dan 8 responden (57,2%) mengalami kenaikan ≤5-10 kg. Peneliti tidak menemukan adanya responden yang berat badannya tetap. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas peneliti berpendapat bahwa kenaikan berat badan akseptor pil oral kombinasi memang karena pemakaian pil oral kombinasi, selain disebabkan karena pemakaian pil oral kombinasi kenaikan berat badan juga disebabkan beberapa faktor antara lain pola makan dan aktivitas sehari-hari.
Diskusi: akseptor Pil Oral Kombinasi untuk menstabilkan berat badan dalam pemakaian Pil Oral Kombinasi harus diimbangi dengan olahraga dan pola makan yang sehat.

Kata kunci : Pil Oral Kombinasi, kenaikan berat badan

Teks Lengkap:

PDF


##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti

P-ISSN : 2302-4283

Poltekkes Soepraoen © 2017